займ онлайн езаем отзывы мигкредит отзывы
Para Warga PrediksiBet, Kami Himbau Untuk Selalu Menghubungi Customer Service Prediksibet melalui YM: cs1_prediksibet@yahoo.com, cs2_prediksibet@yahoo.com Untuk Meminta No Rekening Terbaru Sebelum Melakukan Deposit.

SANDOR KOCSIS

On April 17, 2019 by Agen Bola

SANDOR KOCSIS

Salah satu pemain dari tim bejuluk The Mighty Magyars, yaitu Tim Nasional Hungaria, yang diisi oleh pemain-pemain hebat seperti Ferenc Pukas, Zoltan Czibor, Jozsef Bozsik, nandor Hidegkuti, dan Kocsis sendiri. Lahir di Budapest, Hungaria, Sandor Kocsis Peter sebelumnya adalah pemain penting di klub yang kentar bernuansa militer asal Hungaria, bernama Honved. Namun, karena kesulitan finansial, Hoved melakukan tur ke Italia, Portugal, Spanyol, dan Brasil. Setelah kembali ke Eropa, Kocsis dan beberapa pemain bintang mencari peruntungan di klub-klub besar Eropa Barat. Fenenc Puskas memilih ke FC Barcelona dan Kocsis memilih ke sebuah klub asal Swis, Yong Fellow Juventus.

Karier Kocsis tidak begitu gemilang di Swiss. Maka ketika rayuan salah satu pemain pelarian asal Hungaria lainnya, Ladislau Kubala untuk bergabing dengan FC Barcelona, Kocsis dan Czibor langsung menerima tawaran tersebut. Pada musim pertamanya, Kocsis membantu FC Barcelona meraih titel La Liga dan Copa del Rey musim 1958/59. Kocsis memcetak dua gol  untuk Blaugrana di final Copa del Rey melawan Granada yang berakhir dengan kemenangan FC Barcelona 4-1.

Yang patut menjadi catatan adalah penampilan Kocsis pada musin yang hanya sejumlah 4 pertandingan liga dan mencetak 4 gol. Dari empat pertandingan tersebut, FC Barcelona hanya mengalami satu kali kekalahan kala melawan Real Zaragoza, saat itu Kocsis tidak mencetak gol. Untuk gol debutnya berseragam Azulgrana, Kocsis mencetak pada pertandingan melawan Real Betis pada menit ke-85. Kala itu FC Barcelona menang 4-1.

Pada musim keduanya bersama FC Barcelona (1959/60), pelatih Helenio Herrea kurang begitu mempercayai Kocsis dan lebih memilih Evaristo, Eulogio Martinez, dan pemenang Ballon d’Or pertama untuk FC Barcelona Luis Suarez. Jika jumlah caps pertandingan, musim 1960/61 adalah puncak karier Kocsis. Sukses mencetak 17 gol liga kala itu, tetapi gagal memberikan sebuah trofi bagi FC Barcelona.

Muim 1962/63, Kocsis turut membantu Brca menjuarai Copa del Rey setelah sebuah gol dari dirinya membuat FC Barcelona mampu mengalahkan Real Zaragoza. Namun, piala tersebut adalah piala terakhir Kocsis bagi FC Barcelona karena usia semakin tua. Pemain kelahiran 21 Desember 1929 ini pensiun dari sepak bola pada akhir musim 1965/66 pada usia 36 tahun.

Unuknya, pada musim 1965/66 tersebut, FC Barcelona menjuarai Inter-Cities Fairs Cup. Namun, Kocsis tidak turun sebagai pemain di satu pertandingan pun, baik di La Liga, Inter-Cities Fairs Cup, atau Copa del Rey.

Setelah pensiun, Kocsis membuka sebuah usaha restoran di Kota Barcelona dengan nama Tete d’Or dan sempat melatih dua buah klub asal Spanyol, Hercules dan Alicante. Pada tanggal 22 Juli 1979 Kocsis wafat karena jatuh dari lantai empat sebuah rumah sakit di Barcelona. Ada dugaan Kocsis melakukan bunuh diri karena penyakit leukimia dan kanker perut yang dideritanya.

Kocsis dikenal karena akurasi sundulannya sehingga dijuluki The Golden Head datau Sang Kepala Emas. Namun, sebetulnya Kocsis memiliki tendanganyang kuar dan tepat menggunakan kedua kakinya serta memiliki kemampuan dribbing yang baik. Sama seperti pemain Hungaria lainnya, Kocisi pintar membaca permainan meski sempat masuk wajib militer kala Hungaria diinvasi oleh Soviet, Kocsis dikenal sebagai pemain yang fair plau dan dihormati oleh lawan.

Comments are closed.

Berita Bola